Top
Kamis, 03 Oktober 2024 | Parenting

Demi meningkatkan kewaspadaan pada bencana alam, seperti gempa Megathrust, Ayah Bunda perlu memberikan edukasi kepada Si Kecil. Si Kecil mungkin belum terlalu memahami sepenuhnya apa itu Megathrust. Namun, Ayah Bunda bisa mengajarkan kepadanya tentang langkah-langkah sederhana untuk melindungi diri. Dapatkan LKA GRATIS: Lembar Kerja Kreatif, Edukatif, dan Inovatif Dengan memberikan edukasi sedini mungkin, Ayah Bunda akan meningkatkan kesadaran kepada SI Kecil tentang pentingnya sikap waspada dan siaga. Ayah Bunda bisa mengedukasi SI Kecil dengan cara yang sederhana, menarik, menyenangkan, dan mudah dipahami. Artikel Terkait:- Inilah 8 Ide Aktivitas Edukasi Waspada Bencana Banjir untuk TK - PAUD- Jika Terjadi Gempa, Ini Yang Perlu Dilakukan Anak dan Remaja Inilah beberapa cara meningkatkan pemahaman Si Kecil tentang Megathrust dan menumbuhkan sikap antisipasi bila bencana itu benar-benar terjadi, terutama bagi Si Kecil yang berusia 5-6 tahun. KABI (Kisah Teladan Nabi): Animasi Pengembangan Karakter Islami   1. Mengenalkan “Apa Itu Megathrust?” Ayah Bunda bisa menjelaskan tentang Megathrust dengan buku atau video dongeng. Atau, Ayah Bunda bisa menceritakannya dengan bahasa sederhana, misalnya dengan cerita sebagai berikut: Bumi adalah nama planet tempat kita tinggal. Bumi terdiri atas lautan dan daratan. Pada suatu hari, di bawah laut, dua lempeng besar bertemu. Terkadang, mereka bertabrakan dengan keras. Hal ini menyebabkan permukaan bumi bergetar hebat. Inilah yang dinamakan sebagai Megathrust! Getaran ini bisa menyebabkan air laut menjadi naik ke darata. Inilah yang disebut tsunami. Tetapi jangan khawatir, kita bisa belajar cara berlindung dan mencari tempat aman! Baca juga: Jika Terjadi Gempa, Ini Yang Perlu Dilakukan Anak dan Remaja 2. Menceritakan Fabel Ayah Bunda juga bisa mengenalkan Megathrust dengan dongeng fabel. Berikut ini adalah contohnya: Pada suatu hari, laut terlihat begitu tenang. Namun, tiba-tiba ada seekor kura-kura besar bernama Mega asyik bermain dengan seekor paus yang berukuran tidak kalah besar, bernama Thrust. Karena dorongan Mega yang begitu kuat, Thrust pun terpental jauh. Saat Thrust jatuh, gelombang air menjadi naik. Karang dan daratan menjadi bergetar hebat. Bahkan, gelombang air bisa sampai daratan dan merusak beberapa rumah penduduk. Setelah kejadian itu, mereka berjanji, tidak akan bercanda atau bermain yang berlebihan. Karena hal itu bisa membahayakan bumi dan makhluk di sekitarnya. Agar lebih seru, Ayah Bunda bisa membuat gambar-gambarnya terlebih dahulu. Sehingga Si Kecil bisa memahaminya dengan lebih mudah dan semakin fun. 3. Memanfaatkan Mainan dan Benda Sekitar Siapkan dua buah meja dan aneka mainan, misalnya mainan lego. Letakkan dua mejadi dengan jarak yang berdekatan. Lalu, bangunlah sebuah bangunan dengan mainan lego dan tempatkan aneka mainan seperti orang-orangan atau mobil-mobilan. Setelah mainan tersusun di atas meja, gerakkan satu meja mendekati dan menabrak meja yang lain. Hal ini akan menyebabkan mainan yang tadinya tersusun rapi menjadi berantakan. Jelaskan kepada Si Kecil, bahwa itulah sedikit gambaran saat Megathrust terjadi. Ajarkan pula cara melindungi diri dan yang terpenting ikuti instruksi Ayah Bunda atau orang yang dipercaya. Baca juga: EDUKASI MUDAH Pencegahan BANJIR dengan GAMES ASYIK | PAUD Usia 4-5 Tahun 4. Praktik Latihan Evakuasi Sederhana Praktik Drop, Cover, and Hold On Drop adalah gerakan tiarap atau berjongkok di atas lantai. Cover adalah gerakan melindungi kepala. Gerakan melindungi kepala bisa menggunakan kedua tangan, benda yang tebal (misalnya buku, atau papan) atau berlindung di bawah meja. Sedangkan Hold On adalah tindakan berpegangan tangan dengan tetap melindungi bagian kepala. Jelaskan kepada SI Kecil pentingnya melindungi bagian kepala, karena termasuk bagian tubuh yang vital (terdapat otak). Ajari pula agar SI Kecil perlu menjauhi benda yang bisa terjatuh, misalnya lemari atau pigura. Baca juga: 8 Ide Aktivitas Edukasi Waspada Bencana Banjir untuk TK - PAUD 5. Menyiapkan Jalur Evakuasi Ajak SI Kecil menentukan “zona aman” di rumah. Zona aman di rumah tentunya yang jauh dari benda-benda yang berkemungkinan jatuh saat terjadi gempa atau bagian rumah yang memiliki pondasi kuat dan atap yang kuat atau bagian rumah yang tidak beratap (misalnya di sekitar taman). Jelaskan kepada Si Kecil bahwa saat terjadi gempa, diusahakan agar penghuni rumah tidak berada di kamar atau di dalam rumah terlalu lama. Ayah Bunda bisa menjelaskan jalur aman saat semua penghuni rumah perlu keluar dari rumah. Dengan melakukan aneka kegiatan di atas, semoga Si Kecil akan mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat dan kewaspadaan, kepercayaan diri serta ketenangan yang baik bila bencana alam Megathrust benar-benar terjadi. Si Kecil tidak terlalu merasa takut, karena ia percaya bahwa Ayah Bunda siap melindunginya. Baca juga:  MUDAH: Kumpulan PERMAINAN Anak PAUD EDUKASI BENCANA BANJIR | Mitigasi Bencana Kategori Usia TK 4-5 Tahun Sumber Referensi: 1. Researchgate.net. (2023).I mplications for megathrust earthquakes and tsunamis from seismic [1] 2. Smartcity.jakarta.go.id. (2024). Tips siaga gempa bumi megathrust [2]

Senin, 09 September 2024 | Edukasi

Pembelajaran topik Mitigasi Bencana mempelajari tentang sikap-sikap yang baik dan perlu dilakukan oleh anak PAUD usia KB, yaitu 3-4 tahun. GRATIS LKA: Lembar Kerja Anak Karya Bapak Andi Taru dan Tim Educa Studio Anak didik usia 3-4 tahun biasa masih mudah merasa panik bila suatu bencana terjadi. Maka, subtopik yang diambil dari modul ajar ini adalah Tenang dan Waspada Saat Banjir. Melalui aneka kegiatan dalam modul ajar ini, anak-anak didik diharapkan akan semakin mampu bersikap tenang dan waspada saat banjir melanda daerahnya. Guru PAUD akan membantu mengembangkan sikap ini agar semakin mudah mengikuti arahan dari orang tua dan kerabat yang menjaganya. Artikel Terkait: - 8 Ide Aktivitas Edukasi Waspada Bencana Banjir untuk TK - PAUD - MUDAH: Kumpulan PERMAINAN Anak PAUD EDUKASI BENCANA BANJIR | Mitigasi Bencana Kategori Usia TK 4-5 Tahun A. Informasi Umum Semester : 1 Kelompok usia PAUD : 3-4 Tahun Topik : Mitigasi Bencana Banjir Sub Topik: Aku Bisa Bersikap Tenang dan Waspada saat Banjir Melanda B. Tujuan Pembelajaran Anak didik mengenal sebab banjir dan bagaimana menyikapi bencana ini. Anak didik mampu bersikap tenang dan waspada saat banjir melanda. KABI: Animasi Kisah Teladan Nabi yang Bisa Membantu Membangun Akhlak Mulia Si Kecil C. Deskripsi Kegiatan Anak didik melakukan melakukan kegiatan apersepsi menarik dan bisa memacu semangat belajarnya sejak awal pembelajaran. Anak didik melakukan melakukan gerak lagu tentang bencana banjir. Anak didik mendapatkan informasi dan penjelasan tentang bencana banjir melalui metode menonton film, mendengarkan penjelasan guru, dan berdiskusi. Anak didik melakukan kegiatan praktik atau pembuatan karya tentang bencana banjir. Anak didik mendapatkan penjelasan pentingnya bersikap tenang dan tetap waspada, serta mendengarkan instruksi orang tua dan kerabat yang menjaga saat banjir terjadi. Anak didik melakukan refleksi dengan cara berdiskusi atau melakukan kegiatan menarik yang mencakup kegiatan hari ini. D. Kegiatan Harian 1. SOP Pembiasaan Rutin Harian Pada bagian ini anak didik diajak untuk melakukan SOP pembiasaan rutin harian dan pemeriksaan kesehatan tubuh. Siswa diajak menyanyikan lagu pembuka kelas sebagai apersepsi, misalnya dengan bernyanyi lagu bertema bencana atau mengucapkan syair / puisi singkat berikut ini: Ketika banjir datang melanda, Tetap tenang, jangan panik ya. Ikuti petunjuk, tetap waspada, Agar aman dan selamat kita. Baca juga: Contoh MODUL AJAR MINGGUAN Topik MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI | RPPM PAUD & TK Usia 5-6 Tahun 2. Kegiatan Pembuka Siswa berdiskusi bersama tentang syair lagu yang dinyanyikan dengan menjawab pertanyaan: Lagu / syair tadi tentang apa? Apa itu sikap panik? Mengapa kita tidak boleh panik? Apa yang harus kita lakukan saat banjir terjadi? 3. Kegiatan Inti sesuai Kurikulum Merdeka Siswa membuat karya kreatif dan melakukan aneka aktivitas yang berhubungan dengan mitigasi bencana banjir dan pentingnya sikap tenang dan waspada saat banjir terjadi, misalnya: 1. Bermain Drama Evakuasi “Mainan” Tujuan: Mengajarkan anak-anak tetap tenang dan langkah sederhana saat banjir. Alat dan Bahan yang dibutuhkan antara lain: Mainan untuk permainan Wadah untuk simulasi banjir Tempat aman untuk evakuasi Langkah-langkah kegiatan ini adalah: Persiapan: Siapkan area bermain dengan mainan yang bisa “dikenakan banjir” dan buat area aman di luar zona banjir. Permainan: Anak-anak berperan sebagai “tim penyelamat” memindahkan mainan dari area banjir ke tempat aman. Jelaskan pentingnya tetap tenang dan membantu barang agar tetap aman. Diskusi: Setelah permainan, diskusikan cara tetap tenang saat banjir dan langkah-langkah evakuasi. Tanyakan: “Apa yang kita lakukan jika air masuk ke rumah?” dan “Bagaimana memastikan mainan tetap aman?” Baca juga: CONTOH DONGENG SINGKAT & SIMPEL untuk EDUKASI BENCANA | Kategori Anak PAUD & TK Usia 5-6 Tahun 2. Bermain Kartu tentang “Langkah-Langkah Aman” Tujuan: Mengajarkan langkah-langkah aman saat banjir dengan kartu cerita bergambar. Alat dan Bahan: Kartu cerita bergambar Ruang untuk diskusi dan aktivitas Langkah-langkah: Persiapan: Buat kartu bergambar yang menunjukkan langkah-langkah aman, seperti:- Mengikuti arahan dari orang dewasa- Pergi ke tempat yang lebih tinggi- Menghindari bermain di air Cerita dan Diskusi: Bacakan cerita singkat menggunakan kartu untuk menggambarkan situasi banjir dan langkah-langkah aman. Diskusikan dengan anak-anak tentang setiap langkah. Aktivitas: Ajak anak-anak mengurutkan kartu cerita sesuai urutan langkah aman dan diskusikan setiap langkah. Baca juga: 7 Aktivitas Simpel PAUD untuk Belajar Profesi Pemadam Kebakaran 3. Kegiatan Sensori Bertema Jalur Aman Tujuan: Mengajarkan anak-anak usia 3 tahun bagaimana mengenali jalur aman saat banjir melalui pengalaman sensori sederhana. Alat dan Bahan:- Kain biru untuk simulasi air- Tikar atau kain kering untuk jalur aman- Ruang bermain Langkah-langkah:- Persiapan: Siapkan area bermain dengan dua jenis bahan: satu untuk mensimulasikan “air banjir” (misalnya, kain biru lembut) dan satu untuk jalur “aman” (misalnya, tikar atau kain kering).- Aktivitas: Ajak anak-anak untuk berjalan di atas jalur aman dan hindari area yang “terendam” (kain biru). Biarkan mereka merasakan perbedaan tekstur dan diskusikan dengan mereka mengapa penting untuk tetap di jalur aman.- Diskusi: Setelah aktivitas, tanyakan kepada anak-anak, “Bagaimana rasanya berjalan di atas jalur aman?” dan “Apa yang harus kita lakukan jika ada air di sekitar kita?” 4. Kegiatan Craft “Kapal Penyelamat Banjir” Tujuan: Mengajarkan anak tentang bantuan saat banjir melalui pembuatan kapal penyelamat. Alat dan Bahan:- Kertas warna- Lem- Gunting (untuk penggunaan orang dewasa)- Bahan dekoratif seperti stik es krim dan glitter- Wadah berisi air (opsional) Langkah-langkah:- Membuat Kapal: Potong kertas warna menjadi bentuk kapal sederhana (badan kapal dan dek). Lalu, tempelkan potongan-potongan kertas menggunakan lem.- Dekorasi: Biarkan anak-anak menghias kapal dengan stik es krim, glitter, dan gambar tambahan.- Simulasi: Gunakan wadah berisi air untuk mensimulasikan kapal penyelamat.- Diskusi: Bicarakan bagaimana kapal bisa membantu orang selama banjir. Baca juga: Modul Ajar dan RPPH PAUD - TK, Topik : Benda Langit, Alam Semesta - Kurmer 2024 4. Kegiatan Refleksi / Penutup Anak didik diajak untuk melakukan kegiatan: Menjawab pertanyaan guru tentang apa saja yang kegiatan yang dilakukan hari ini. Menceritakan perasaan mereka saat belajar dan setelah melakukan aneka kegiatan. Anak didik mendapatkan penugasan yang bisa dilakukan bersama orang tua, misalnya:- Bernyanyi lagu tentang bencana banjir.- Menonton video tentang evakuasi korban bencana banjir.- Menonton video tentang cara mencegah banjir.- Mendapatkan penjelasan dari orang tua tentang pentingnya sikap tenang dan mengikuti instruksi orang dewasa, karena tim penyelamat pasti akan datang membantu. Semoga bermanfaat! Sumber Referensi: 1. Study.com. (2022). Flood lesson for kids definition facts.html [1] 2. Clickvieweducation.com. (2022). Teaching ideas teaching resources about flooding [2] 3. Freepik.com. (2022). Person blue denim jeans brown boots standing water daytime [3]

Jumat, 06 September 2024 | Edukasi

Edukasi tentang bencana banjir bisa diberikan kepada anak PAUD / TK dengan berbagai cara. Anak usia dini paling menyukai aneka permainan. Anak didik akan lebih banyak belajar dan mudah memahami saat belajar dengan metode bermain dan lebih banyak melakukan. Artikel Terkait: - Inilah 8 Ide Aktivitas Edukasi Waspada Bencana Banjir untuk TK - PAUD - EDUKASI MUDAH Pencegahan BANJIR dengan GAMES ASYIK | PAUD Usia 4-5 Tahun Inilah aneka kegiatan kreatif dan inovatif untuk memberikan edukasi mitigasi bencana banjir bagi anak PAUD / TK usia 4-5 tahun: 1. Permainan "Kota Kecil Dilanda Banjir" Alat dan bahan yang digunakan dalam permainan ini adalah mainan balok bangunan, air, mainan berbentuk manusia kecil. Anak-anak didik membangun aneka bentuk gedung dan letakkan mainan berbentuk manusia di antara bentuk gedung. Setelah jadi, siram mainan dengan sedikit air, sehingga menyebabkan beberapa kerusakan. Lalu, Anak didik untuk membangun kembali bersama-sama. Dalam permainan ini, anak didik belajar tentang bahaya banjir dan pentingnya kerja sama saat terjadi bencana banjir. Baca juga: Jika Terjadi Gempa, Ini Yang Perlu Dilakukan Anak dan Remaja 2. Menyelamatkan Korban Banjir Siapkan sebuah gambar poster ukuran A3 tentang suasana kota di saat banjir. Siapkan pula mainan berbentuk kapal, dan gambar-gambar berukuran kecil, misalnya orang-orangan dan aneka hewan peliharaan yang akan menjadi “korban banjir”. Letakkan poster di lantai dan di atasnya ditaruh gambar bentuk orang-orangan dan hewan peliharaan. Lalu, ajak anak didik untuk berperan sebagai penyelamat korban banjir dengan mainan kapal yang berkeliling kota untuk menyelamatkan korban banjir yang membutuhkan bantuan dan tumpangan. Dalam permainan ini, anak didik belajar tentang pentingnya sikap peduli pada sesama yang membutuhkan bantuan saat bencana terjadi dan memberikan pemahaman akan pentingnya meminta bantuan dari tim SAR (penyelamat). Baca juga: 7 Aktivitas Simpel PAUD untuk Belajar Profesi Pemadam Kebakaran 3. Bercerita dan Quiz tentang Banjir Berikut ini adalah contoh dongeng singkat tentang bencana banjir: Pada suatu hari, hujan deras mengguyur desa Bunga Matahari. Sungai meluap hingga menggenangi rumah-rumah. Anak-anak dan orang dewasa merasa panik. Mereka berlari mencari tempat yang lebih tinggi untuk berlindung. Di tengah kekacauan, ada seorang anak yang hampir tenggelam di permukaan sungai. Seekor anjing setia bernama Moli membantu menyelamatkan seorang anak ke tempat yang aman. Ia juga membantu menyelamatkan tas darurat yang dibawa anak tersebut. Setelah banjir surut, desa pun bersih dan semua orang kembali ke rumah mereka. Moli menjadi pahlawan kecil karena keberaniannya menolong anak kecil itu. Anak kecil itu segera membuka tas darurat yang diberikan oleh orang tuanya. Isi tas dari anak tersebut antara lain adalah Dokumen penting (akta kelahiran, dan surat-surat berharga disimpan dalam kantong tahan air), Kota P3K (obat-obatan dasar dan perban), makanan, minuman, lampu senter dan baterai cadangan. Setelah membacakan cerita, guru bisa memberikan quiz berhadiah kepada para siswa. 4. Bermain Drama Bencana Banjir Alat dan Bahan yang digunakan dalam permainan ini adalah kostum atau aksesoris sederhana (seperti topi, jas hujan), dan boneka. Anak didik bermain sebagai petugas penyelamat, warga yang menjadi korban banjir, dan relawan. Anak didik memperagakan adegan penyelamatan saat para petugas penyelamat dan para relawan membantu korban bencana banjir, misalnya saat menenangkan korban, berbagi makanan, memberikan minuman, mengobati yang terluka, dan lainnya. Anak didik akan berlatih mengembangkan sikap peduli, jiwa empati, kreativitas, dan kecerdasan bahasa. Metode belajar dengan permainan membuat topik serius, seperti edukasi bencana banjir lebih mudah diterima oleh anak didik. Anak didik menjadi tidak merasa takut. Materi pembelajaran akan lebih mudah dipahami ketika suasananya sangat menyenangkan. RIRI (Cerita Anak Interaktif): Media Mengembangkan Karakter Anak Indonesia dengan Dongeng   Melalui permainan, anak-anak didik dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Mereka belajar untuk mengenali situasi berbahaya, membuat keputusan cepat serta tepat ketika suatu saat bencana benar-benar terjadi. Sumber Referensi: 1.  Uns.ac.id. (2022). Pkm uns team creates educational game for disaster mitigation [1] 2. Warse.org. (2022). Ijatcse42862019.pdf [2]

Jumat, 23 Februari 2024 | Edukasi

Modul Ajar dan RPPH untuk anak usia PAUD - TK kali ini membahas topik Cuaca Hujan atau Belajar Alam Semesta. Melalui aneka aktivitas yang menyenangkan, siswa belajar mengenal cuaca dan alam semesta yang luar biasa. A. Informasi Umum Semester : 1 Kelompok usia PAUD : 4-5 dan 5-6 Tahun Topik: Cuaca Hujan, Alam Semesta B. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu mensyukuri anugerah Tuhan berupa cuaca yang baik. Siswa mampu mengenal konsep cuaca. Siswa mampu menyebutkan manfaat cuaca yang ada. Siswa mampu menceritakan pengalaman mereka bermain pada cuaca tertentu. Siswa mampu menyanyikan lagu/syair bertema hujan atau cuaca yang lain. Siswa mampu membuat karya yang berhubungan dengan cuaca. Siswa mampu belajar membaca, menulis dan berhitung sederhana dengan melalui tema cuaca. Untuk Mengembangkan Kecerdasan dan Karakter Siswa, Anda bisa Mengajak Siswa Membaca Buku Cetak (Dongeng, Kisah Nabi, dan Aktivitas Anak) karya Bapak Andi Taru dan Tim Educa Studio. Silakan klik DI SINI. C. Deskripsi Kegiatan Siswa menonton video lagu : CIPTAAN TUHAN Siswa bersyukur atas anugerah Tuhan berupa cuaca yang baik di Indonesia. Siswa menyebutkan konsep cuaca. Siswa menyebutkan manfaat perbedaan cuaca bagi manusia dan makhluk lainnya. Siswa menceritakan pengalaman mereka bermain dalam berbagai cuaca. Siswa menyanyikan lagu/syair bertema cuaca, misalnya hujan. Siswa membuat karya yang berhubungan dengan tema cuaca / alam semesta. Siswa menuliskan kosakata baru yang berhubungan dengan cuaca / alam semesta. Siswa belajar matematika sederhana melalui tema cuaca / alam semesta. D. Kegiatan Harian 1. SOP Pembiasaan Rutin Harian Pada bagian ini anak didik diajak untuk melakukan SOP pembiasaan rutin harian, yaitu melakukan baris-berbaris di depan kelas, mengucapkan salam, mendaraskan doa, dan menyanyikan lagu mars sekolah. Siswa juga diajak untuk memeriksa kebersihan kuku, kebersihan gigi, kerapian rambut, dan kerapian pakaian. Salah satu referensi lagu pembuka kelas adalah lagu berjudul PELANGI Koleksi Lagu Anak (KOLAK) Tematik TK dan PAUD: Lengkap, Asyik, Ramah Anak 2. Kegiatan Pembuka Siswa menjawab pertanyaan pemantik tentang video yang ditonton, misalnya : Apa hal menarik dari video yang baru saja ditonton? Siapa yang pernah melihat pelangi? Kapan pelangi ada? Apa warnanya? 3. Kegiatan Inti sesuai Kurikulum Merdeka Siswa membuat karya kreatif dan melakukan kegiatan edukatif yang berhubungan dengan cuaca : Bermain Aplikasi Gim “Pelajaran TK dan PAUD" : Media Bermain dan Belajar Karya Bapak Andi Taru dan Tim Educa Studio.   a. Membuat Craft : Membuat kolase bergambar daun. Melipat kertas berbentuk payung. Membuat karya anak berpayung. b. Bernyanyi Lagu : NAIK-NAIK KE PUNCAK GUNUNGLagu : ALAM YANG INDAH c. Lembar Kerja Anak Ajak siswa mengerjakan LKA yang bisa diunduh GRATIS. LKA Tema Cuaca 1 LKA Tema Cuaca 2 LKA Tema Cuaca 3 d. Cerita Cuaca Guru mengajak para siswa untuk berbicara dan bercerita tentang cuaca. Biarkan mereka mengamati dan menceritakan pengalamannya terkait cuaca. Ini dapat menjadi cara memperkenalkan konsep cuaca. e. Pencarian Warna di Alam Guru memilih satu warna tertentu setiap harinya dan mengajak mereka mencari objek atau benda di sekitar yang memiliki warna tersebut. Misalnya pada hari bercuaca cerah, mereka dapat mencari objek berwarna biru. f. Membuat Karya Seni Hujan Rintik-Rintik Guru mengajak para siswa untuk membuat stempel dari pelepah daun pisang. Siapkan cat warna untuk membuat rintik-rintik hujan. g. Menggambar Awan Guru mengajak para siswa untuk menggambar awan dengan bahan-bahan seperti kapas dan lain-lain. h. Cerita Bersama Tentang Hujan Guru membacakan cerita bergambar bersama-sama dan mengajak anak-anak membuat gambar atau sketsa diorama tentang berteduh saat hujan. i. Berkebun Mini Guru mengajak siswa untuk menanam tanaman pada pot kecil dan memperhatikan pertumbuhannya dan melihat bagaimana cuaca mempengaruhi pertumbuhannya. j. Mengamati Pohon Dan Dedaunan Guru mengajak para siswa mengamati bagaimana hembusan angin menggerakkan pepohonan dan dedaunan. k. Menggambar Awan Saat cuaca cerah, ajak para siswa untuk menggambar awan di langit. Menggunakan kapas dan cat air untuk menggambar awan yang sederhana. l. Permainan Air Saat cuaca cerah, guru mengajak siswa untuk bermain air di halaman sekolah. Mereka dapat bermain air dengan ember, bola air, atau bahkan "lomba" mengisi gelas dengan air. m. Menciptakan Cuaca dengan Gerakan Guru mengajak para siswa untuk membuat gerakan yang menunjukkan cuaca, misalnya gerakan tetes air hujan atau daun berguguran. n. Menonton Video Cerita Dongeng Riri : PUTRI KEMARAUDongeng Riri : Koleksi Dongeng Cerita Rakyat Nusantara. Baca jugaModur Ajar : Modul Ajar dan RPPH Paud - TK - Topik : Benda Langit, Alam Semesta - Kurikulum Merdeka 2024.Modul Ajar : Modul Ajar dan RPPH Paud - TK - Topik : Bunga, Tumbuhan - Kurikulum Merdeka 2024. 4. Kegiatan Circle Time Kegiatan interaktif, menyenangkan dan sederhana yang bisa dilakukan antara guru dan anak didik di luar jam pembelajaran ( misal saat break time ) yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka antara lain: a. Berdiskusi Guru bisa memberikan aneka pertanyaan dan instruksi pemantik diskusi antara lain: Bagaimana perasaanmu saat bermain dan belajar di sekolah? Siapa yang pernah bermain hujan-hujanan? Apa yang harus kamu kenakan saat musim hujan? Makanan apa yang kamu suka saat musim hujan? b. Beraktivitas Guru bisa meminta orang tua siswa untuk melakukan aktivitas bersama siswa, misalnya mengajak anak-anak untuk mendengarkan cerita.Berikut ini adalah beberapa aktivitas siswa yang bisa dilakukan bersama: Bermain gim edukasi: Pelajaran TK dan PAUD Belajar literasi numerik dengan gim edukasi Marbel Angka Bermain literasi dengan gim edukasi : Marbel Membaca. Memperagakan gerak lagu : Balonku. Semoga Modul Ajar dan RPPH dengan tema cuaca ini bermanfaat untuk menjadi panduan guru dalam mengajar anak-anak PAUD di Indonesia. Semangat mengajar, jaya selalu guru PAUD Indonesia! Sumber Referensi: 1. Freepik.com. (2022). Cute kid playing rainy [1] 2. Weareteachers.com. (2022). Best weather activities [2] 3. Kidsactivitiesblog.com. (2022). Weather activities and crafts [3]  

Rabu, 17 Januari 2024 | Edukasi

Anak usia 4 tahun sangat menyukai kegiatan bermain dan belajar. Pelangi adalah salah satu fenomena alam yang menarik bagi Si Kecil. Ada banyak cara dan variasi kegiatan agar Si Kecil semakin hebat dalam mendalami serta memahami pembelajaran tema alam semesta atau tema fenomena alam ini. Inilah 4 kegiatan mudah dan praktis yang dapat membantu Si Kecil mengembangkan pengetahuan tentang pelangi dan mengembangkan kecerdasan majemuknya. Aplikasi Gim “Pelajaran TK dan PAUD" : Media Bermain dan Belajar Karya Bapak Andi Taru dan Tim Educa Studio.   1. Mencari Aneka Warna Pelangi Tunjukkan gambar pelangi dengan warna-warna dasarnya, yaitu merah, kuning, hijau, dan biru. Lalu, mintalah Si Kecil menyebutkan warna dasar yang pertama (dari warna yang paling atas), misalnya warna merah. Biarkan Si Kecil mencari aneka warna merah di sekitar rumah. Ada Lagu Seru untuk Belajar tentang Pelangi. Yuk, Tonton Video di Bawah Ini. a. Pelangib. Sebanyak Bintang di Langit   2. Menghias Kue dengan Warna Pelangi Buatlah sebuah kue tart dengan warna dasar cokelat. Lalu, mintalah Si Kecil menghias kue tart tersebut dengan mentega, mulai dari yang berwarna merah, lalu kuning, dan hijau. 3. Bernyanyi dan Bergerak Perdengarkan sebuah lagu kepada Si Kecil dengan tema pelangi di setiap ia beraktivitas di rumah. Lalu, ajari Si Kecil cara menyanyikan lagu tersebut dan mengajarkan gerakan-gerakan yang sesuai dengan syair lagu tersebut. 4. Papan Permainan Tema Pelangi Ajak Si Kecil bermain papan bermain tema pelangi. Papan ini biasanya berbahan kayu. Si Kecil harus menyusun butiran-butiran berwarna agar bentuk pelangi menjadi berwarna penuh dan sempurna. 5. LKA Mewarnai Bentuk Pelangi Lembar kerja ini berbentuk gambar pelangi. Si Kecil harus mewarnai gambar dengan warna yang sesuai, mulai dari warna merah, jingga, kuning, dan seterusnya. Baca juga: LKA Gratis untuk PAUD: Inilah Koleksi Lembar Kerja Anak Terbaru sesuai Tema PAUD / TK 6. Mencari Warna- Warna Pelangi Siapkan kertas origami dengan warna merah, jingga, kuning, dan hijau. Ayah Bunda bisa membuat aneka bentuk menarik dengan kertas origami tersebut, misalnya bentuk bulat, persegi, dan lainnya. Sembunyikanlah setiap bentuk di tempat yang tidak terlihat. Si Kecil harus menemukan aneka bentuk yang telah disembunyikan secara berurutan, mulai dari warna merah, jingga, kuning, dan hijau. 7. Menggambar dengan Jari Ajak Si Kecil menggambar bentuk pelangi dengan jari-jemarinya serta dengan media cat air. 8. Bermain Warna Pelangi dengan Kartu Siapkan kartu bertema macam-macam warna. Si Kecil harus menyusun kartu tersebut mulai dari yang paling atas berwarna merah, di bawahnya ada kartu berwarna jingga, dan dilanjutkan dengan kartu lainnya (sesuai dengan urutan warna pelangi). 9. Puzzle Pelangi Siapkan sebuah puzzle dengan tema warna-warna pelangi. Mintalah Si Kecil memainkannya sambil melakukan interaksi bersama Ayah Bunda. 10. Mandi Bola Ajak Si Kecil berenang atau mandi bola. Lalu, mintalah Si Kecil menyebutkan warna pelangi yang paling atas, yaitu merah. Mintalah Si Kecil menemukan bola berwarna merah. Setelah itu, lanjutkan dengan meminta Si Kecil menyebutkan warna ke-dua pelangi, yaitu jingga. Mintalah Si Kecil menemukan bola berwarna jingga. 11. Kerajinan Tangan Berbentuk Pelangi Ajak Si Kecil membuat kreasi kerajinan tangan berbentuk pelangi, misalnya: - Lembar Kerja mewarnai bentuk pelangi- Membuat bentuk pelangi dengan bahan origami.- Membuat hiasan dinding berbentuk pelangi. 12. Menggambar Pelangi Siapkan 1 set krayon berwarna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Lalu, mintalah Si Kecil menggambar bentuk pelangi, mulai dari warna merah (yang paling atas). 13. Dongeng tentang Pelangi Ajak Si Kecil membaca buku dongeng tentang pelangi. Lakukan kegiatan mendongeng secara interaktif. Lalu, ajak Si Kecil bertanya jawab tentang isi dongeng yang baru saja dibacakan. 14. Mencocokkan Mainan dengan Warna Pelangi Gambarlah sebuah pelangi dengan bentuk yang besar. Lalu, mintalah Si Kecil mengambil sebuah mainan, misalnya mobil berwarna merah. Setelah itu, mintalah Si Kecil untuk meletakkan mainan mobil berwarna merah tersebut di atas gambar pelangi yang berwarna merah. 15. Menggambar Awan Pelangi Mintalah Si Kecil untuk menggambar sebuah awan, lalu mintalah ia menggambar sebuh pelangi yang berada di balik awan. Fenomena Pelangi Sangat Hubungannya dengan Musim Hujan. Kisah Nabi Nuh Bisa Menjadi Referensi agar Si Kecil Semakin Memahami tentang Pelangi. 16. Mencari Benda di Luar Ruangan Berwarna Pelangi Ajak Si Kecil keluar rumah. Siapkan kotak berwarna merah, jingga dan kuning. Lalu mintalah Si Kecil menemukan benda berwarna merah yang berada di kebun dan memasukkannya ke dalam kotak berwarna merah. Lanjutkan dengan warna pelangi yang lainnya. 17. Membacakan Buku tentang Pelangi Ajak Si Kecil membeli buku tentang pelangi di toko buku. Lalu, bacakan buku-buku tersebut bersama Si Kecil secara interaktif. Aneka kegiatan bermain di atas tidak hanya akan membuat Si Kecil semakin memahami tentang pelangi. Namun, Si Kecil juga akan semakin mampu mengembangkan motorik, keterampilan berbahasa, kecerdasan natural, dan aneka keterampilan atau kecerdasan lainnya. Berikan dukungan positif dengan memberikan pujian setiap ia berhasil menyelesaikan setiap kegiatannya, agar ia semakin bersemangat dalam bermain dan belajar tentang pelangi. Ajak Si Kecil Bermain Aneka Gim dengan Tema Sains bersama Marbel. Unduh dengan Klik Judul Gim di Bawah Ini! Marbel SainsMarbel WarnaMarbel Tata Surya Sumber Referensi: 1. Happytoodlerplaytime.com. (2022). The best rainbow activities [1] 2. Twinkle.co.id. (2023). Rainbow activities for preschoolers [2]

Jumat, 01 Desember 2023 | Edukasi

Modul Ajar dan RPPH untuk anak usia PAUD - TK kali ini membahas topik benda langit. Melalui aneka aktivitas yang menyenangkan, siswa diajak untuk belajar dan mengenal benda-benda langit. A. Informasi Umum Semester : 1 Kelompok usia PAUD : 4-5 dan 5-6 Tahun Topik: Benda Langit, Alam Semesta B. Tujuan Pembelajaran Siswa mampu mensyukuri anugerah Tuhan berupa alam semesta yang begitu luas. Siswa mampu mengenal konsep benda langit. Siswa mampu menyebutkan berbagai macam benda langit. Siswa mampu menceritakan pengalaman mereka melihat benda langit : awan, bintang, bulan atau benda langit yang lain. Siswa mampu menyanyikan lagu bertema benda langit. Siswa mampu membuat karya kreasi yang bertema benda langit. Siswa mampu belajar membaca, menulis dan berhitung sederhana melalui tema bunga. Untuk Mengembangkan Kecerdasan dan Karakter Siswa, Anda bisa Mengajak Siswa Membaca Buku Cetak (Dongeng, Kisah Nabi, dan Aktivitas Anak) karya Bapak Andi Taru dan Tim Educa Studio. Silakan klik DI SINI. C. Deskripsi Kegiatan Siswa menonton video lagu : Siswa bersyukur kepada Tuhan atas alam semesta. Siswa menyebutkan apa yang dimaksud dengan benda langit. Siswa menyebutkan benda-benda langit yang mereka ketahui. Siswa menceritakan pengalaman mereka melihat dan mengamati benda langit. Siswa menyanyikan lagu/syair bertema benda langit. Siswa menuliskan kosakata yang berhubungan dengan benda langit. Siswa belajar matematika sederhana melalui tema benda langit. D. Kegiatan Harian 1. SOP Pembiasaan Rutin Harian Pada bagian ini anak didik diajak untuk melakukan SOP pembiasaan rutin harian, yaitu melakukan baris-berbaris di depan kelas, mengucapkan salam, mendaraskan doa, dan menyanyikan lagu mars sekolah. Siswa juga diajak untuk memeriksa kebersihan kuku, kebersihan gigi, kerapian rambut, dan kerapian pakaian.Beberapa referensi lagu pembuka kelas adalah: Lagu : LAHIR JADI JUARA Lagu : AKULAH MATAHARI Koleksi Lagu Anak (KOLAK) Tematik TK dan PAUD: Lengkap, Asyik, Ramah Anak 2. Kegiatan Pembuka Menonton video lagu : BINTANG KECIL Siswa menjawab pertanyaan pemantik tentang video yang ditonton, misalnya :- Apa hal menarik dari video yang baru saja ditonton?- Siapakah yang suka melihat bintang - Apa warna awan saat cuaca cerah? Program Afiliasi Educa menawarkan penghasilan pasif, hanya dengan membagikan kode afiliasi yang kamu miliki. 3. Kegiatan Inti sesuai Kurikulum Merdeka Siswa membuat karya kreatif yang berhubungan dengan bunga: Aplikasi Gim “Pelajaran TK dan PAUD" : Media Bermain dan Belajar Karya Bapak Andi Taru dan Tim Educa Studio.     a. Membuat Craft : Membuat bintang dari kertas dan glitter. Membuat pesawat kertas. Membuat topik astronot berbahan kertas. Membuat kartu ucapan bernuansa galaksi. Membuat lukisan bintang dari cap tangan anak. b. Bernyanyi Lagu : BINTANG KECIL Lagu : AKULAH MATAHARII c. Lembar Kerja Anak LKA : Puzzle BENDA LANGIT LKA : Lembar Kerja Anak bertema benda langit LKA PAUD GRATIS dari Educa Studio: Lembar Belajar Anak Edukatif dan Praktis. d. Aktivitas Pengamatan Bulan Jika memungkinkan, ajak para siswa untuk melihat dan mengamati bulan pada malam hari. Lalu, ajak mereka berdiskusi. e. Membuat Planet Mini Siswa membuat bentuk planet dari bola busa atau bola kertas lalu guru dapat menyiapkan media warnanya.  Media warna bisa menggunakan  f. Bercerita tentang Benda Langit Guru dapat membacakan cerita-cerita benda langit dari buku cerita bergambar yang menarik dan berwarna. g. Games Interaktif dan Edukatif Educa Marbel Alam Semesta Marbel Tata Surya h. Membuat Teater Bayangan Guru membuat teater bayangan atau wayang sederhana tentang benda langit, misalnya bintang dan bulan. Siswa akan menonton dengan seksama dan penuh semangat. i. Puzzle Anak Membuat puzzle yang menarik, dan biarkan anak-anak menyusunnya. Aktivitas ini dapat dikreasi dengan cara berlomba kecepatan menyusun puzzle . j. Kegiatan Mengenal Warna Langit Gunakan bermacam warna berbeda untuk mewakili berbagai warna langit. Siswa akan mengenal perubahan-perubahan warna langit. j. Menonton Video Cerita Dongeng Riri : Putri Bulan dan Putra Matahari Dongeng Riri : Koleksi Dongeng Cerita Rakyat Nusantara. Baca juga :- Modur Ajar : Modul Ajar dan RPPH Paud - TK - Topik : Warna Pelangi,.- Modul Ajar : Modul Ajar dan RPPH Paud - TK - Topik : Manfaat Pohon Kelapa - Tumbuhan Ciptaan Tuhan - Kurikulum Merdeka 2023 4. Kegiatan Circle Time Kegiatan interaktif, menyenangkan dan sederhana yang bisa dilakukan antara guru dan anak didik di luar jam pembelajaran ( misal saat break time ) yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka antara lain: a. Berdiskusi Guru bisa memberikan aneka pertanyaan dan instruksi pemantik diskusi antara lain: Bagaimana perasaanmu saat bermain dan belajar di sekolah? Sebutkan beberapa benda langit yang kalian ketahui! Siapa yang pernah melihat bulan sabit? Apa warna awan saat mendung? b. Beraktivitas Guru bisa meminta orang tua siswa untuk melakukan aktivitas bersama siswa, misalnya mengajak anak-anak untuk membaca buku cerita atau bisa menggambar benda-benda langit. Bermain gim edukasi: Marbel Gim Menonton video : Putri Bulan dan Putri Matahari Belajar literasi numerik dengan gim edukasi Marbel Bermain literasi dengan gim edukasi : Marbel Membaca. Memperagakan gerak lagu : Sebanyak Bintang di Langit Semoga Modul Ajar dan RPPH dengan topik "Benda Langit" ini bermanfaat untuk menjadi panduan guru dalam mengajar anak-anak PAUD di Indonesia. Semangat mengajar, jaya selalu guru PAUD Indonesia! Sumber Referensi: 1. Toddle.com.au. (2022). Solar system for kids [1] 2. Good2knownetwork.org. (2022). Exploring the universe activities ideas [2]